Brutal Dan Menyedihkan, Legenda Hidup Hercules Sebenarnya Skip to main content

Brutal Dan Menyedihkan, Legenda Hidup Hercules Sebenarnya



Demi-dewa Yunani Herakles, yang sebagian besar dikenal dengan nama Romawi Hercules, telah menjadi inspirasi untuk beberapa film dan serial petualangan epik.

Ia menanggung banyak cobaan dan kesengsaraan dalam mengatasi murka Hades. Mitos asli juga memiliki nilai moral, dan dipuja oleh orang-orang Yunani dan Romawi.

Dalam mitos, Hercules menderita seperti manusia, tetapi memiliki karakteristik yang saleh. Dia adalah sosok orang biasa, yang dianugerahi dengan kekuatan super.

Versi Disney didasarkan pada mitos, dan menghilangkan beberapa bagian yang sangat mengerikan dan tragis dari perjalanan sang pahlawan.

Dalam versi film, ayah Hercules, Zeus, digambarkan sebagai dewa penyayang. Ibunya, Hera, juga ditampilkan sebagai istri dan ibu yang menyayanginya. Kenyataannya, mitos itu sangat berbeda.



Zeus adalah tiran yang kejam dan amoral. Selain meneror manusia, dia tidak gentar menggunakan kekerasan berdarah untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

Dia juga memiliki lebih dari satu pasangan, dan Hercules sendiri adalah anak haram. Ibu kandungnya adalah seorang bernama Alcmene, yang ditipu Zeus untuk tidur dengannya, dengan menyerupai penampilan suaminya Amphitryon. Karena itu, Hera membenci Hercules sejak dia dilahirkan.

Hera memanggil dua penyihir untuk mencegah kelahirannya. Ketika hal itu tidak berhasil, dia mengirim dua ular untuk menghabisinya di buaian. Hercules menunjukkan kekuatannya bahkan ketika masih bayi, dan berhasil mencekik ular itu dan mempertahankan diri. Ketika dia tumbuh dan kekuatannya meningkat, Hera semakin marah. Dia mencoba menghancurkannya dengan cara apa pun yang memungkinkan.

Di film, Megara istri Hercules adalah pembantu Hades yang jatuh cinta pada Hercules, dan meninggalkan tuannya.

Kisah cinta mereka berakhir dengan Hercules, yang rela mengorbankan hidupnya untuknya, dan menyelamatkannya dari neraka dan akhirnya mendapatkan status sebagai dewa.

Dalam mitos aslinya, Megara adalah istri pertamanya yang melahirkan tiga putra. Hera lalu menghasut Hercules dengan kegilaan tak terkendali, hingga kemarahannya - membuat ia membunuh istri, bersama dengan anak-anak mereka.



Setelah tersadar dan menyadari apa yang telah dia lakukan, ia menderita penyesalan besar yang mengganggu dirinya selama sisa hidupnya. Kisah cinta keduanya, juga tidak berakhir dengan bahagia.

Istri Hercules berikutnya, Deianira, secara tidak sengaja membunuhnya, menggunakan racun yang mematikan. Dia ditipu oleh seorang centaur bernama Nessus, yang memberinya baju beracun, dan mengatakan kepadanya bahwa dia harus memberikannya pada Hercules, jika suaminya mulai tertarik pada wanita lain. Deianira tanpa sadar mengikuti saran itu.

Beberapa saat setelah mengenakan Kemeja Nessus, kulit Hercules mulai gatal dan terbakar.  Anehnya, ia membuat tumpukan kayu sendiri untuk membakar dirinya dam membantu ia mati dengan cepat. Deianira, yang diliputi perasaan bersalah, melakukan bunuh diri.

Hercules juga tidak memiliki hubungan dengan Pegasus. Pegasus memang ada dalam mitologi, tetapi ia adalah teman dari pahlawan lain - Bellerophon.

Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

Rahasia Dibalik Kecanduan Manusia Pada Agama

"Ada ribuan agama berbeda di dunia. Dan setiap orang percaya bahwa agama mereka benar dan kepercayaan orang lain salah." Tidak mungkin menggunakan kekuatan akal dalam debat tentang agama. Begitu kepercayaan tertanam dalam jiwa manusia khususnya selama masa kanak-kanak -- hal ini akan sangat sulit untuk dihilangkan. Dan sistem kepercayaan agama memuaskan kebutuhan psikologis yang kuat, yang sulit dipenuhi dengan cara lain. Ada bukti menunjukkan bahwa manusia sebelumnya dan banyak masyarakat adat di dunia tidak beragama. Sebagian besar kelompok pribumi -- setidaknya sebelum penjajahan dan penaklukan -- tidak memiliki konsep dewa yang memiliki campur tangan dalam urusan manusia. Sebaliknya, kelompok-kelompok pribumi cenderung animistis atau panteistik. Mereka membayangkan kekuatan spiritual impersonal yang meliputi semua hal, contohnya adalah konsep 'Roh' atau 'Misteri' yang dipahami oleh beberapa kelompok penduduk asli Amerika. Pada saat yang sama, mere...

Foto Langka Yang Menunjukkan Bagaimana Hidup Di Tahun 1850

Tahun yang menandai pertengahan abad ke-19 adalah titik balik bagi sebagian besar dunia. Dua tahun sebelumnya, Eropa terjerat dalam serangkaian revolusi yang menggantikan raja absolut menjadi negara nasional. Selain kekacauan politik, ekonomi juga mengalami transisi antara Revolusi Industri Pertama dan Kedua. Akhir abad ke-18 terjadi peningkatan radikal manufaktur di negara-negara seperti Inggris dan Prancis. Setelah terobosan ini, pada pertengahan abad ke-19, Jerman dan Italia, serta Amerika Serikat, dengan cepat mengejar dan menjadi kekuatan ekonomi di negara mereka sendiri. Baca Juga : Skandal Cinta Elizabeth I Penjual lilin di depan katedral, Chartres, Prancis. Foto diambil oleh Charles Nègre, 1851. Le joueur d'orgue de barbarie et deux enfants (Pemain Organ Barrel). Foto diambil oleh Charles Nègre di halaman belakang bengkelnya di 21 Quai de Bourbon, di Île Saint-Louis di Paris, sekitar tahun 1853. G. Roman, Potret Diri, 1851. ...