Misteri Tangan Kemuliaan Skip to main content

Misteri Tangan Kemuliaan



Di Whitby Museum North Yorkshire ada artefak aneh — sebuah tangan yang dipotong dan dikeringkan, yang dulunya milik seorang pria yang digantung di tiang gantungan karena kejahatan yang tidak diketahui. Tangan terpotong itu kemudian dikeringkan dan diasamkan dalam garam.

Baca Juga :
Misteri Dyatlov Pass Akankah Terpecahkan?

"Tangan kemuliaan" dianggap memiliki kekuatan magis dan memiliki daya tarik tertentu di antara para pencuri karena kekuatannya yang bisa membuat para korbannya tidak bergerak.

Nama "tangan kemuliaan" kemungkinan besar berasal dari main de gloire Prancis, yang merupakan tanaman mandrake.

Mandrake memiliki hubungan panjang dengan sihir. Akar dan daun tanaman mandrake mengandung alkaloid yang menyebabkan halusinasi, penglihatan kabur, pusing, sakit kepala, muntah, dan berbagai gejala saat dikonsumsi. Dalam jumlah yang cukup, bahkan dapat menjadikan korban tidak sadar. Dokter di masa lalu sering menggunakan mandrake sebagai obat bius selama operasi.

Sifat magis dari "tangan kemuliaan" bervariasi dari satu kisah ke kisah lainnya, tetapi mereka selalu berhubungan dengan hal-hal yang memungkinkan pencuri merampok rumah dengan mudah.

Untuk memperoleh tangan kemuliaan, tangan itu biasanya adalah milik pelaku kejahatan. Tangan itu kemudian digarami  untuk mengeluarkan uap air, dan kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari atau di atas api sampai sepenuhnya kering. Kemudian lilin dinyalakan menggunakan lemak kemudian digunakan sebagai tempat lilin.

 Terkadang, jari-jari tangan itu sendiri menyala. Setiap jari yang menyala mewakili orang yang sedang tidur di dalam rumah. Jika sebuah jari menolak untuk menyala, itu adalah pertanda bahwa seseorang telah bangun.

Api dari tangan kemuliaan hanya bisa dipadamkan dengan darah atau susu skim.

Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

5 Dongeng Disney yang Diambil Dari Kisah Nyata

Banyak dari kita tumbuh dengan menonton film-film Disney dan kisah tentang para putri, peri dan ratu jahat yang menjadi bagian dari zeitgeist modern. Beberapa film asli dari Disney terinspirasi oleh cerita rakyat kuno - seperti putri Salju, Cinderella, dan Putri Duyung semuanya terinspirasi oleh dongeng Eropa. Tetapi tidak semuanya adalah dongeng, beberapa cerita didasarkan pada kisah nyata. Kisah-kisah itu mungkin telah diperindah,  atau diberi sentuhan lebih banyak oleh Disney Baca juga : Chiloé Pulau Paling Misterius Di Chili Pocahontas Film Disney yang paling terkenal berdasarkan sejarah nyata adalah film Pocahontas 1995 - sebuah roman musikal yang berfokus pada hubungan antara puteri Powhatan Pocahontas dan pemukim Inggris John Smith. Film ini berkisah tentang ketegangan antara penduduk asli Amerika dan Inggris yang  mencoba mengambil tanah penduduk setempat, tetapi berakhir dengan Pocahontas menyelamatkan nyawa Smith yang memfasilitasi gencatan senj...

Pemberontakan Berdarah Dakota Dan Kekejaman Warga Amerika

Pada 6 Desember 1862, di meja Presiden Abraham Lincoln terdapat daftar 303 orang Dakota yang dituduh melakukan kejahatan, mulai dari pemerkosaan hingga pembunuhan. Tuduhan ini muncul setelah para pejuang Dakota di Minnesota selatan mengambil tindakan setelah kelaparan dan kehilangan jutaan hektar tanah mereka, yang disebabkan oleh pemukim kulit putih. Pemberontakan ini dikenal sebagai Pemberontakan Dakota. Peperangan itu berakhir dengan kematian 150 orang Dakota dan hampir 1.000 pemukim kulit putih selama pertempuran, tetapi jumlah korban sebenarnya dari penduduk Dakota selama beberapa tahun berikutnya hingga hari ini tak terhitung. Tidak ada pengacara dan saksi di persidangan orang-orang Dakota; beberapa bahkan dihukum hanya dalam beberapa menit. Pada akhirnya, Lincoln dan pengacaranya menyelidiki tuduhan-tuduhan itu dan memutuskan 39 akan dihukum mati. Hukuman satu orang diringankan sebelum menuju ke tiang gantungan. 38 pria menyanyikan lagu-lagu tradisional Dakota dengan...