Percobaan Mengerikan Membangkitkan Orang Mati Skip to main content

Percobaan Mengerikan Membangkitkan Orang Mati



Pada 17 Januari 1803, seorang pemuda bernama George Forster digantung karena pembunuhan di penjara Newgate di London. Setelah eksekusi, seperti yang sering terjadi, tubuhnya dibawa secara seremonial melintasi kota ke Royal College of Surgeons, di mana ia akan dibedah di depan umum. Tetapi apa yang sebenarnya terjadi lebih mengejutkan daripada pembedahan sederhana sekalipun. Forster akan dialiri listrik.

Percobaan dilakukan oleh filsuf Italia Giovanni Aldini. Dengan mayat Forster di hadapannya, Aldini dan asistennya mulai bereksperimen.

Surat kabar Times melaporkan, pada proses pertama; wajah, dan rahang dari penjahat yang sudah mati itu mulai bergetar, otot-ototnya secara mengerikan berkerut, dan satu matanya benar-benar terbuka. Di bagian selanjutnya dari proses, tangan kanan terangkat dan dikepal, kaki dan paha juga bergerak.

Pada saat Aldini bereksperimen, gagasan bahwa ada hubungan yang sangat terkait  antara listrik dan proses kehidupan telah ada setidaknya seabad. Isaac Newton berspekulasi seperti itu di awal 1700-an.

Gagasan bahwa listrik adalah benda hidup dan bahwa itu dapat digunakan untuk mengembalikan orang mati, merupakan sesuatu yang akrab di telinga.


Eksperimen Aldini dengan orang mati menarik banyak perhatian. Beberapa komentator mengolok-olok gagasan bahwa listrik dapat membangkitkan orang mati, dan menertawakan pemikiran  Aldini. Yang lain menanggapi gagasan itu dengan sangat serius.

Dosen Charles Wilkinson, yang membantu Aldini dalam eksperimennya, berpendapat bahwa galvanisme adalah
prinsip yang memberi energi, yang membentuk garis pembeda antara materi dan roh, yang membentuk rantai besar penciptaan, antara substansi korporeal dan esensi dari daya hidup.

Pada tahun 1814, ahli bedah Inggris John Abernethy mengajukan klaim yang sama dalam kuliah tahunan Hunterian di Royal College of Surgeons. Ceramahnya memicu perdebatan sengit dengan sesama ahli bedah - William Lawrence.

Pada saat Frankenstein diterbitkan pada tahun 1818, para pembacanya terbiasa dengan gagasan bahwa kehidupan dapat diciptakan atau dipulihkan dengan listrik.

Hanya beberapa bulan setelah buku itu muncul, ahli kimia Skotlandia Andrew Ure melakukan eksperimen listriknya sendiri pada tubuh Matthew Clydesdale, yang telah dieksekusi karena pembunuhan.

Ketika tubuh orang mati itu dialiri listrik, Ure menulis, “Setiap otot di wajahnya secara bersamaan tampak menakutkan; penuh amarah, kengerian, keputusasaan, kesedihan, dan senyum yang mengerikan, di wajah si pembunuh ".

Ure melaporkan bahwa percobaan itu sangat mengerikan, sehingga beberapa penonton terpaksa meninggalkan tempat tersebut, dan seorang pria pingsan.

Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

5 Dongeng Disney yang Diambil Dari Kisah Nyata

Banyak dari kita tumbuh dengan menonton film-film Disney dan kisah tentang para putri, peri dan ratu jahat yang menjadi bagian dari zeitgeist modern. Beberapa film asli dari Disney terinspirasi oleh cerita rakyat kuno - seperti putri Salju, Cinderella, dan Putri Duyung semuanya terinspirasi oleh dongeng Eropa. Tetapi tidak semuanya adalah dongeng, beberapa cerita didasarkan pada kisah nyata. Kisah-kisah itu mungkin telah diperindah,  atau diberi sentuhan lebih banyak oleh Disney Baca juga : ChiloĆ© Pulau Paling Misterius Di Chili Pocahontas Film Disney yang paling terkenal berdasarkan sejarah nyata adalah film Pocahontas 1995 - sebuah roman musikal yang berfokus pada hubungan antara puteri Powhatan Pocahontas dan pemukim Inggris John Smith. Film ini berkisah tentang ketegangan antara penduduk asli Amerika dan Inggris yang  mencoba mengambil tanah penduduk setempat, tetapi berakhir dengan Pocahontas menyelamatkan nyawa Smith yang memfasilitasi gencatan senj...

Ibnu Batutah, Marco Polo Dunia Islam

Sebelum penemuan transportasi seperti kereta api, pesawat terbang, dan perjalanan murah dan efisien di atas lautan terbuka, orang biasanya tidak melakukan perjalanan lebih jauh dari 20 mil dari kota asal mereka. Terkecuali untuk mereka yang sangat kaya. Barat memiliki Marco Polo. Dunia Islam memiliki Ibnu Batutah. Selama perjalanannya, Ibnu Batutah berkelana ke seluruh Afrika, Eropa Timur, Timur Tengah, India, dan Cina sebelum akhirnya kembali ke Maroko dan menjalani kehidupan yang lebih tenang sebagai cendekiawan Islam. Ibn Batutah lahir pada tahun 1304 di kota Tangier di Maroko modern. Keluarganya  dikenal karena menghasilkan hakim-hakim Islam. Ibnu Batutah menerima pendidikan yang kuat dalam Hukum Islam. Ini membantunya selama perjalanan, karena statusnya sebagai cendekiawan Islam menyebabkan orang-orang di tanah Muslim menunjukkan rasa hormat dan keramahtamahan, membantunya dalam perjalanannya dengan hadiah dan tempat tinggal. Selama hidupnya, ia melakukan perjalanan ha...