Cerita Unik Dibalik 5 Logo Ikonik Dunia Skip to main content

Cerita Unik Dibalik 5 Logo Ikonik Dunia


Logo khas studio pembuatan film bukan hanya sebuah merk yang menyapa penonton saat sedang memenonton film, melainkan ini juga merupakan identitas utama dengan citra khusus, yang menjadi bagian yang menonjol dari setiap film Hollywood. Namun, rupanya dibalik tiap logo dalam film, ada sejarah dan kisah menarik di baliknya. Berikut adalah 5 logo film legendaris dan kisah dibaliknya.

Walt Disney

Gambar ikon kastil dari Waltdisney dibuat berdasarkan desain Sleeping Beauty, dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 1985 bersamaan dengan rilisnya The Black Cauldron. Selama bertahun-tahun, animasi ini berevolusi dari animasi statis menjadi gambar rumit yang disertai kembang api, seperti yang dikenal saat ini, disertai dengan irama ‘When You Wish Upon A Star’. Versi ini dirilis bersamaan dengan film Pirates of the Carribean : Dead Man’s Chest (2006). Menurut dokumentasi Nerdist, animasi logo Disney dibuat dengan komputer dan kamera bergerak di atas pemandangan sebuah kerajaan yang subur.

Columbia

Salah satu logo yang paling lama digunakan berasal dari studio film Columbia. Lambang studio film ini menampilkan perempuan berjubah sedang memegang obor dengan latar belakang langit mendung; yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1924. Meski memiliki beberapa variasi, logo studio ini tetap sama. Ada rumor menyebut jika sosok ini awalnya dikreditkan dengan kuda bersayap. Coca Cola yang dilaporkan sempat menjadi pemilik studio menyebabkan sosoknya menyerupai bentuk botol kaca. Menurut situs web Reel, Columbia Pictures yang sekarang menjadi milik Sony Pictures, tidak memiliki catatan atau dokumentasi untuk memverikasi semua klaim.

Dream Works

Dream Works membuat kesan abadi dengan logonya yang aneh dan relatif pendek. Logo ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994. SKG sendiri merupakan kepanjangan dari nama Spielberg, Jeffrey Katzenbereg dan David Geffen. Pada 2012, Steven Spielberg mengatakan pada majalah Time Magazine, bahwa ia selalu ingin menggunakan gambar seorang lelaki yang sedang memancing di bulan. Ia memutuskan cara terbaik membuatnya adalah dengan menggunakan efek CGI, dengan bantuan Dennis Muren, yang menyarankan agar Spielberg mempertimbangkan menggunakan lukisan, yang dibuat Robert Hunt. Salah satu versi alternatif buatan Hunt adalah gambar anak laki-laki.

Warner Bros

Warner Bros memiliki salah satu logo yang menarik dan bisa dianggap berani di antara banyak studio lainnya.  Lambang WB merupakan nama keluarga Warner yang diadaptasi pada tahun 1923, lima tahun setelah studio didirikan. Logo Warner Bros yang lebih animatif diperkenalkan pada tahun 1938, lewat film The Adventure of Robin Hood, yang dibuat seolah-olah menggambarkan lambang kerajaan.

MGM

Logo studio paling dikenal berasal dari Metro-Goldwyn-Mayar. Logo mereka menggambarkan seekor singa dalam sebuah lingkaran. Logo ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1924, tetapi konsepnya sendiri telah ada sejak 1916, yang digunakan untuk Goldwyn Picture. Lambang singa sendiri diilhami dari Howard Dietz yang tim atletiknya di Universitas Columbia dijuluki Singa. Saat Goldwyn Picture Corporation bergabung dengan Metro pictures Corporation dan Louis B. Mayer Pictures, suara raungan ditambahkan.
Beberapa singa telah digunakan untuk membuat logo, salah satunya  singa bernama Slats, yang dilatih seorang pelatih hewan dari Hollywood, bernama Volney Phifer. Keduanya kemudian bersama melakukan tur untuk memperkenalkan logo baru MGM. Slats mati pada tahun 1936, dan Phifer membawa jenazahnya ke pertaniannya dan menguburnya di sana dengan sebuah penanda, berupa lempengan granit. Singa selanjutnya adalah Leo yang telah ditampilkan sejak tahun 1957, kemudian Spoof yang dipekenalkan pada tahun 1967.   


sumber : The Vintage News


Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

Rahasia Dibalik Kecanduan Manusia Pada Agama

"Ada ribuan agama berbeda di dunia. Dan setiap orang percaya bahwa agama mereka benar dan kepercayaan orang lain salah." Tidak mungkin menggunakan kekuatan akal dalam debat tentang agama. Begitu kepercayaan tertanam dalam jiwa manusia khususnya selama masa kanak-kanak -- hal ini akan sangat sulit untuk dihilangkan. Dan sistem kepercayaan agama memuaskan kebutuhan psikologis yang kuat, yang sulit dipenuhi dengan cara lain. Ada bukti menunjukkan bahwa manusia sebelumnya dan banyak masyarakat adat di dunia tidak beragama. Sebagian besar kelompok pribumi -- setidaknya sebelum penjajahan dan penaklukan -- tidak memiliki konsep dewa yang memiliki campur tangan dalam urusan manusia. Sebaliknya, kelompok-kelompok pribumi cenderung animistis atau panteistik. Mereka membayangkan kekuatan spiritual impersonal yang meliputi semua hal, contohnya adalah konsep 'Roh' atau 'Misteri' yang dipahami oleh beberapa kelompok penduduk asli Amerika. Pada saat yang sama, mere...

Foto Langka Yang Menunjukkan Bagaimana Hidup Di Tahun 1850

Tahun yang menandai pertengahan abad ke-19 adalah titik balik bagi sebagian besar dunia. Dua tahun sebelumnya, Eropa terjerat dalam serangkaian revolusi yang menggantikan raja absolut menjadi negara nasional. Selain kekacauan politik, ekonomi juga mengalami transisi antara Revolusi Industri Pertama dan Kedua. Akhir abad ke-18 terjadi peningkatan radikal manufaktur di negara-negara seperti Inggris dan Prancis. Setelah terobosan ini, pada pertengahan abad ke-19, Jerman dan Italia, serta Amerika Serikat, dengan cepat mengejar dan menjadi kekuatan ekonomi di negara mereka sendiri. Baca Juga : Skandal Cinta Elizabeth I Penjual lilin di depan katedral, Chartres, Prancis. Foto diambil oleh Charles Nègre, 1851. Le joueur d'orgue de barbarie et deux enfants (Pemain Organ Barrel). Foto diambil oleh Charles Nègre di halaman belakang bengkelnya di 21 Quai de Bourbon, di Île Saint-Louis di Paris, sekitar tahun 1853. G. Roman, Potret Diri, 1851. ...