Review Film Scary Stories To Tell In The Dark Skip to main content

Review Film Scary Stories To Tell In The Dark


Bioskop baru-baru ini diramaikan dengan salah satu film Hollywood berjudul Scary Stories to Tell in the Dark.

Film ini mengisahkan tentang 6 orang anak ABG yang memasuki sebuah rumah tua yang konon berhantu di kota Mill Valley, Pennsylvania.

Stella, Ramon, Auggie, dan Chuck, melakukan penjelajahan di dalam rumah keluarga Bellows sambil menceritakan kisah kelam rumah tua itu pada Ramon. Konon katanya anak keluarga Bellows bernama Sarah sengaja dikurung di ruang bawah tanah dan wajahnya tidak pernah diperlihatkan pada siapa pun karena dianggap aneh.

Di dalam ruang bawah tanah itu Sarah mulai menulis kisah-kisah mengerikan dengan menggunakan darah. Banyak orang percaya kalau Sarah sudah membunuh 7 orang anak dengan racun.

Saat sedang asyik menjelajah, tanpa sengaja mereka menemukan catatan milik Sarah Bellows. Stella yang penasaran kemudian membawa buku itu pulang ke rumah dan hal aneh mulai terjadi. Buku itu mulai menulis kisah mereka dengan sendirinya.

Sebagai penikmat film horror, buat saya jalan ceritanya hampir sama dengan cerita horror lainnya. Sekelompok orang menemukan benda misterius, kemudian dihantui, mulai mencaritahu asal muasal hal yang menghantui mereka, lalu selesai.

Dari sisi jumpscare-nya memang sedikit mencengangkan tapi masih biasa aja. Hantunya nggak begitu menyeramkan, bahkan ada satu sosok hantu yang muncul di Red Room, menurut saya aneh, karena mirip hantu Jepang tapi mukanya besar. Bukan takut, tapi malah pengen ketawa.

Dari segi teror film ini lumayan. Bagian pembuka adalah yang paling saya suka, karena gara-gara ini saya mau nonton film ini. Saya kira Harold akan jadi tokoh utama setan di film ini, ternyata bukan. Dia cuma pembuka horror story untuk penonton. Jujur saya jadi agak kecewa karena itu.

Untuk penyuka film horor seperti saya, ini adalah salah satu film yang cocok masuk dalam list tontonan kalian. Tapi kalau kalian penyuka hal baru dan berusaha menemukannya dalam film horor ini, saya sarankan jangan menonton film ini, karena alurnya masih mainstream.

Untuk film ini saya kasih review 6 saja.

Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

Rahasia Dibalik Kecanduan Manusia Pada Agama

"Ada ribuan agama berbeda di dunia. Dan setiap orang percaya bahwa agama mereka benar dan kepercayaan orang lain salah." Tidak mungkin menggunakan kekuatan akal dalam debat tentang agama. Begitu kepercayaan tertanam dalam jiwa manusia khususnya selama masa kanak-kanak -- hal ini akan sangat sulit untuk dihilangkan. Dan sistem kepercayaan agama memuaskan kebutuhan psikologis yang kuat, yang sulit dipenuhi dengan cara lain. Ada bukti menunjukkan bahwa manusia sebelumnya dan banyak masyarakat adat di dunia tidak beragama. Sebagian besar kelompok pribumi -- setidaknya sebelum penjajahan dan penaklukan -- tidak memiliki konsep dewa yang memiliki campur tangan dalam urusan manusia. Sebaliknya, kelompok-kelompok pribumi cenderung animistis atau panteistik. Mereka membayangkan kekuatan spiritual impersonal yang meliputi semua hal, contohnya adalah konsep 'Roh' atau 'Misteri' yang dipahami oleh beberapa kelompok penduduk asli Amerika. Pada saat yang sama, mere...

Foto Langka Yang Menunjukkan Bagaimana Hidup Di Tahun 1850

Tahun yang menandai pertengahan abad ke-19 adalah titik balik bagi sebagian besar dunia. Dua tahun sebelumnya, Eropa terjerat dalam serangkaian revolusi yang menggantikan raja absolut menjadi negara nasional. Selain kekacauan politik, ekonomi juga mengalami transisi antara Revolusi Industri Pertama dan Kedua. Akhir abad ke-18 terjadi peningkatan radikal manufaktur di negara-negara seperti Inggris dan Prancis. Setelah terobosan ini, pada pertengahan abad ke-19, Jerman dan Italia, serta Amerika Serikat, dengan cepat mengejar dan menjadi kekuatan ekonomi di negara mereka sendiri. Baca Juga : Skandal Cinta Elizabeth I Penjual lilin di depan katedral, Chartres, Prancis. Foto diambil oleh Charles Nègre, 1851. Le joueur d'orgue de barbarie et deux enfants (Pemain Organ Barrel). Foto diambil oleh Charles Nègre di halaman belakang bengkelnya di 21 Quai de Bourbon, di Île Saint-Louis di Paris, sekitar tahun 1853. G. Roman, Potret Diri, 1851. ...