Misteri Pembunuhan Bocah Tak Dikenal yang Tak Terpecahkan Hingga Kini Skip to main content

Misteri Pembunuhan Bocah Tak Dikenal yang Tak Terpecahkan Hingga Kini


Baca Juga :
Momen yang Sangat Aneh dan Terlupakan Dalam Sejarah

Pada 25 Februari 1957 di Fox Chase Philadelphia, seorang anak Kaukasia tak dikenal, mungkin berusia antara empat hingga enam tahun, ditemukan dalam sebuah kotak.

Dia ditemukan terbaring telungkup dan dalam keadaan telanjang dan hanya dibungkus selimut bermotif flanel. Lengannya melingkari perutnya dalam keadaan bersih.

Kuku jari dan jari kakinya juga dipotong dan dibersihkan dengan benar. Dia memiliki mata biru, kulit pucat, dan rambut cokelat terang nyaris pirang. Rambutnya tampaknya telah dipotong dengan cara yang sangat kasar dan terburu-buru.

Memar dan bekas luka ditemukan di sekujur tubuhnya. Dan tampak seperti bekas luka dari prosedur bedah.

Bocah lelaki itu ditemukan di sebuah kotak kardus besar dengan cap “fragile” tertulis di situ.

Isi asli kotak itu sebelumnya diperkirakan adalah bassinets dari J.C.Penney Co. yang dijual seharga $ 7,50. Pada saat itu, department store memiliki kebijakan "hanya uang tunai", yang akhirnya menjadi tidak membantu ketika polisi mencoba melacak kembali pembelinya untuk menemukan si pembunuh.

Ketika polisi pertama kali menemukan bocah itu, mereka mengira identitas bocah itu akan terungkap dengan cepat.

Ribuan poster gambar dan deskripsi bocah itu terpampang di seluruh Philadelphia dan di seluruh negeri. Meskipun ada beberapa petunjuk yang menjanjikan, mereka semua akhirnya mengarah ke jalan buntu.

Misteri aneh ini masih berlangsung hingga hari ini dan semakin sulit seiring berjalannya waktu.

Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

5 Dongeng Disney yang Diambil Dari Kisah Nyata

Banyak dari kita tumbuh dengan menonton film-film Disney dan kisah tentang para putri, peri dan ratu jahat yang menjadi bagian dari zeitgeist modern. Beberapa film asli dari Disney terinspirasi oleh cerita rakyat kuno - seperti putri Salju, Cinderella, dan Putri Duyung semuanya terinspirasi oleh dongeng Eropa. Tetapi tidak semuanya adalah dongeng, beberapa cerita didasarkan pada kisah nyata. Kisah-kisah itu mungkin telah diperindah,  atau diberi sentuhan lebih banyak oleh Disney Baca juga : ChiloĆ© Pulau Paling Misterius Di Chili Pocahontas Film Disney yang paling terkenal berdasarkan sejarah nyata adalah film Pocahontas 1995 - sebuah roman musikal yang berfokus pada hubungan antara puteri Powhatan Pocahontas dan pemukim Inggris John Smith. Film ini berkisah tentang ketegangan antara penduduk asli Amerika dan Inggris yang  mencoba mengambil tanah penduduk setempat, tetapi berakhir dengan Pocahontas menyelamatkan nyawa Smith yang memfasilitasi gencatan senj...

Ibnu Batutah, Marco Polo Dunia Islam

Sebelum penemuan transportasi seperti kereta api, pesawat terbang, dan perjalanan murah dan efisien di atas lautan terbuka, orang biasanya tidak melakukan perjalanan lebih jauh dari 20 mil dari kota asal mereka. Terkecuali untuk mereka yang sangat kaya. Barat memiliki Marco Polo. Dunia Islam memiliki Ibnu Batutah. Selama perjalanannya, Ibnu Batutah berkelana ke seluruh Afrika, Eropa Timur, Timur Tengah, India, dan Cina sebelum akhirnya kembali ke Maroko dan menjalani kehidupan yang lebih tenang sebagai cendekiawan Islam. Ibn Batutah lahir pada tahun 1304 di kota Tangier di Maroko modern. Keluarganya  dikenal karena menghasilkan hakim-hakim Islam. Ibnu Batutah menerima pendidikan yang kuat dalam Hukum Islam. Ini membantunya selama perjalanan, karena statusnya sebagai cendekiawan Islam menyebabkan orang-orang di tanah Muslim menunjukkan rasa hormat dan keramahtamahan, membantunya dalam perjalanannya dengan hadiah dan tempat tinggal. Selama hidupnya, ia melakukan perjalanan ha...