Misteri Manusia Dalam Topeng Besi Skip to main content

Misteri Manusia Dalam Topeng Besi


Misteri Manusia dalam Topeng Besi telah menjadi titik fokus bagi sejarawan sejak abad ke-17, dan menghasilkan teori yang tak terhitung jumlahnya tentang identitas tahanan bertopeng itu.

Sedikit yang diketahui tentang tahanan itu.  Dokumen resmi Prancis melukiskan gambaran yang sengaja dibuat samar. Ia ditangkap pada 1669, dan dipenjara lebih dulu di Pignerol, sebuah benteng di Pegunungan Alpen, Prancis.

Dia dipindahkan pada 1681 ke Pengasingan yang terletak dekat dengan Pignerol, dan pada 1687 dia dipindahkan lagi ke pulau pesisir selatan Prancis di Saint Marguerite. Masa tinggalnya di pulau itu berlangsung sebelas tahun hingga ia dikirim ke Bastille di Paris. Akhirnya, ia meninggal pada tahun 1703.

Sepanjang pemenjaraannya, dilaporkan hanya ada dua saksi di luar petugas penjara yang benar-benar melihat tahanan itu.

Selama kepindahannya dari Pengasingan ke Saint Marguerite, tahanan itu mengenakan topeng baja. Setelah pindah ke Bastille, topengnya digantikan dengan topeng beludru hitam yang lebih manusiawi.

Tahanan itu juga tidak boleh berkomunikasi dengan siapa pun, baik dengan menulis atau berbicara. Jika dia melakukannya, dia akan dieksekusi di tempat.

Saint Mars, pria yang ditunjuk untuk memenjarakan tahanan misterius itu, memegang posisi yang sama sejak hari pertama penahanannya hingga tahanan menghembuskan napas terakhir pada 1703.

Banyak jari menunjuk ke arah Raja Prancis. Tahanan bertopeng itu dicurigai sebagai saudara kembar Raja Louis yang sengaja disembunyikan.

Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

5 Dongeng Disney yang Diambil Dari Kisah Nyata

Banyak dari kita tumbuh dengan menonton film-film Disney dan kisah tentang para putri, peri dan ratu jahat yang menjadi bagian dari zeitgeist modern. Beberapa film asli dari Disney terinspirasi oleh cerita rakyat kuno - seperti putri Salju, Cinderella, dan Putri Duyung semuanya terinspirasi oleh dongeng Eropa. Tetapi tidak semuanya adalah dongeng, beberapa cerita didasarkan pada kisah nyata. Kisah-kisah itu mungkin telah diperindah,  atau diberi sentuhan lebih banyak oleh Disney Baca juga : ChiloĆ© Pulau Paling Misterius Di Chili Pocahontas Film Disney yang paling terkenal berdasarkan sejarah nyata adalah film Pocahontas 1995 - sebuah roman musikal yang berfokus pada hubungan antara puteri Powhatan Pocahontas dan pemukim Inggris John Smith. Film ini berkisah tentang ketegangan antara penduduk asli Amerika dan Inggris yang  mencoba mengambil tanah penduduk setempat, tetapi berakhir dengan Pocahontas menyelamatkan nyawa Smith yang memfasilitasi gencatan senj...

Ibnu Batutah, Marco Polo Dunia Islam

Sebelum penemuan transportasi seperti kereta api, pesawat terbang, dan perjalanan murah dan efisien di atas lautan terbuka, orang biasanya tidak melakukan perjalanan lebih jauh dari 20 mil dari kota asal mereka. Terkecuali untuk mereka yang sangat kaya. Barat memiliki Marco Polo. Dunia Islam memiliki Ibnu Batutah. Selama perjalanannya, Ibnu Batutah berkelana ke seluruh Afrika, Eropa Timur, Timur Tengah, India, dan Cina sebelum akhirnya kembali ke Maroko dan menjalani kehidupan yang lebih tenang sebagai cendekiawan Islam. Ibn Batutah lahir pada tahun 1304 di kota Tangier di Maroko modern. Keluarganya  dikenal karena menghasilkan hakim-hakim Islam. Ibnu Batutah menerima pendidikan yang kuat dalam Hukum Islam. Ini membantunya selama perjalanan, karena statusnya sebagai cendekiawan Islam menyebabkan orang-orang di tanah Muslim menunjukkan rasa hormat dan keramahtamahan, membantunya dalam perjalanannya dengan hadiah dan tempat tinggal. Selama hidupnya, ia melakukan perjalanan ha...