Sejarah Unik Bra Skip to main content

Sejarah Unik Bra


Pakaian dalam wanita yang biasa disebut bra mulai berkembang pada tahun 1900-an dan dikenal sebagai bost improver. Namun, penemuan mengejutkan menyebutkan bra telah ada 600 tahun sebelumnya.

Bra pertama kali dipatenkan pada tahun 1910 oleh Mary Phelps Jacobs dan sejak saat itu bra telah mengalami berbagai perubahan yang tak terhitung jumlahnya. Dimulai dari bra berujung runcing yang populer pada 1950-an hingga push-up bra yang dikenakan banyak wanita saat ini.


Sejarah Bra




Sebelum munculnya deodoran dan mesin cuci, bra membantu efisiensi dalam mencuci pakaian luar, yang merupakan masalah yang dihadapi para wanita selama ribuan tahun di era Abad Pertengahan.

Pemakaian bra pertama kali dipopulerkan pada tahun 1900-an. Ada beberapa contoh menunjukkan jika bra telah dijahit di rumah-rumah penduduk jauh sebelum itu karena pada waktu itu, masih merupakan kebiasaan umum untuk membuat pakaian sendiri atau menjahitnya dengan bantuan penjahit profesional.

Karena alasan ini tidak mengherankan bahwa meskipun beberapa wanita telah mengenakan korset 300 tahun sebelum bra diketemukan, beberapa wanita menggunakan bra demi meningkatkan tampilan payudara mereka dengan tambahan bra yang menggunakan tali.
Pada tahun 2004, Science Museum di London menemukan sebuah contoh proto-bra buatan rumah yang diperkirakan berasal dari 1800-an yang tersembunyi dalam arsip mereka selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2012 para arkeolog menemukan bukti sebuah bra di kastil di Wina yng mengindikasikan jika penggunaan bra sebenarnya telah dimulai 600 tahun yang lalu.

Lingeri Abad Pertengahan


Pada tahun 2008 di Lenberg Castle, Austria, ditemukan sebuah bra yang memiliki bentuk menyerupai bra modern. Hal ini membuat para arkeolog harus bekerja keras untuk menemukan bukti jika bra kuno yang mereka temukan memang asli. Tak lama kemudian dikonfirmasi jika bra itu memang berasal dari tahun 1390 dan 1485.

Penemuan bra ini menjadi satu hal yang menarik, bukan saja karena tampilannya yang menyerupai pakaian dalam modern, tapi juga menghapus stigma bahwa orang-orang pada Abad pertengahan merupakan orang-orang yang cenderung sopan.

Sejumlah contoh pakaian dalam yang ditemukan selama periode ini menjadi sesuatu yang sulit dipahami karena tidak adanya penggambaran yang dikenal dalam karya seni zaman itu. Tak heran banyak sejarawan modern menganggap bra adalah tautan yang hilang dalam sejarah pakaian dalam wanita.



Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

Rahasia Dibalik Kecanduan Manusia Pada Agama

"Ada ribuan agama berbeda di dunia. Dan setiap orang percaya bahwa agama mereka benar dan kepercayaan orang lain salah." Tidak mungkin menggunakan kekuatan akal dalam debat tentang agama. Begitu kepercayaan tertanam dalam jiwa manusia khususnya selama masa kanak-kanak -- hal ini akan sangat sulit untuk dihilangkan. Dan sistem kepercayaan agama memuaskan kebutuhan psikologis yang kuat, yang sulit dipenuhi dengan cara lain. Ada bukti menunjukkan bahwa manusia sebelumnya dan banyak masyarakat adat di dunia tidak beragama. Sebagian besar kelompok pribumi -- setidaknya sebelum penjajahan dan penaklukan -- tidak memiliki konsep dewa yang memiliki campur tangan dalam urusan manusia. Sebaliknya, kelompok-kelompok pribumi cenderung animistis atau panteistik. Mereka membayangkan kekuatan spiritual impersonal yang meliputi semua hal, contohnya adalah konsep 'Roh' atau 'Misteri' yang dipahami oleh beberapa kelompok penduduk asli Amerika. Pada saat yang sama, mere...

Foto Langka Yang Menunjukkan Bagaimana Hidup Di Tahun 1850

Tahun yang menandai pertengahan abad ke-19 adalah titik balik bagi sebagian besar dunia. Dua tahun sebelumnya, Eropa terjerat dalam serangkaian revolusi yang menggantikan raja absolut menjadi negara nasional. Selain kekacauan politik, ekonomi juga mengalami transisi antara Revolusi Industri Pertama dan Kedua. Akhir abad ke-18 terjadi peningkatan radikal manufaktur di negara-negara seperti Inggris dan Prancis. Setelah terobosan ini, pada pertengahan abad ke-19, Jerman dan Italia, serta Amerika Serikat, dengan cepat mengejar dan menjadi kekuatan ekonomi di negara mereka sendiri. Baca Juga : Skandal Cinta Elizabeth I Penjual lilin di depan katedral, Chartres, Prancis. Foto diambil oleh Charles Nègre, 1851. Le joueur d'orgue de barbarie et deux enfants (Pemain Organ Barrel). Foto diambil oleh Charles Nègre di halaman belakang bengkelnya di 21 Quai de Bourbon, di Île Saint-Louis di Paris, sekitar tahun 1853. G. Roman, Potret Diri, 1851. ...