Perempuan Paling Cantik Di Seluruh Dunia Sepanjang Era 100 Tahun Skip to main content

Perempuan Paling Cantik Di Seluruh Dunia Sepanjang Era 100 Tahun

Gagasan tentang wanita tercantik berubah sepanjang sejarah. Meskipun standar kecantikan berubah tiap waktu, faktanya  sejumlah wanita yang dianggap tercantik memiliki kecantikan  abadi, tidak peduli zamannya.

Dalam dua dekade awal abad ke-20 merupakan periode di mana citra kecantikan wanita sedang berada dalam fase transisi, yang dipengaruhi oleh kemunculan fotografi, bioskop, dan media massa.

Wanita mestiza Filipina pada tahun 1875


Maude Adams sebagai Phoebe di Quality Street (1901)

Elegan, feminin, tetapi juga mampu berhasil di dunia di mana pria sempat mendominasi. ,

Hal yang menambah pesona adalah  fakta bahwa sebagian besar foto ini diambil lebih dari seabad yang lalu. Dan hingga kini terus menginspirasi tren mode.

Di antara mereka tidak hanya bintang film, tetapi juga penyanyi opera atau anggota keluarga kerajaan, seperti putri tertua Nicholas II Romanov, Grand Duchess Olga, yang menemui akhir yang tragis selama Revolusi Bolshevik tahun 1917.

Anna Pavlova, balerina Rusia

Cléo de Mérode (1875 - 1966), penari Prancis, sekitar tahun 1903

Foto gelatin perak dari seorang wanita Malayali di tahun 1900-an


Lina Cavalieri, soprano opera Italia

Lone Bright Eickemeyer, aktris Broadway

Camille Clifford, aktris Belgia

Gladys Cooper

Marie Doro, aktris panggung dan film Amerika, pada tahun 1909

Marie Doro (1882–1956)

Mary Pickford, aktris film Amerika-Kanada

Kartu pos Maude Fealy sebagai Juliet di Romeo dan Juliet

Ethel Clayton, aktris Amerika dari era film bisu

Tidak seperti orang-orang Eropa dan Amerika, wanita Filipina tidak memakai riasan yang menunjukkan perbedaan budaya.

Lehnert Landrock - Ouled Naïl Girl - Aljazair - 1905

Maude Adams (1872 - 1953), aktris Amerika

Maude Fealy aktris film bisu

Fotografer Rita Martin 1907

Foto publisitas Anna May Wong

Pub Majalah Teater. 1913

Comments

Popular posts from this blog

Buku Hitler Berisi Rencana Detail Holocaust Mengerikan Ditemukan Kembali

Library and Archives Canada baru-baru ini mengakuisisi buku tahun 1944, yang sebelumnya dimiliki oleh Adolf Hitler yang merinci cetak biru holocaust Amerika Utara. Laporan setebal 137 halaman, berjudul "Statistik, Media, dan Organisasi Yahudi di Amerika Serikat dan Canada," ditulis oleh ahli bahasa dan peneliti Heinz Kloss, yang berfokus pada kebangsaan dan bahasa untuk menciptakan sensus sistematis populasi Yahudi di benua itu. Dokumen itu dibeli tahun lalu dengan harga $ 4.500 dan diumumkan kepada publik Sabtu lalu, satu hari sebelum Hari Peringatan Holocaust Internasional. Kloss melakukan riset serius pada populasi Yahudi Amerika Utara, dan mengumpulkan jaringan simpatisan Nazi Amerika Utara dan organisasi Yahudi sepanjang kunjungannya ke A.S. pada 1936 dan 1937, dengan data sensus 1930-an sebagai fondasi laporan. Tujuan Kloss adalah untuk mengumpulkan data spesifik Yahudi, mengkonfirmasi angka-angka, dan berkontribusi pada upaya genosida Hitler. ...

Rahasia Dibalik Kecanduan Manusia Pada Agama

"Ada ribuan agama berbeda di dunia. Dan setiap orang percaya bahwa agama mereka benar dan kepercayaan orang lain salah." Tidak mungkin menggunakan kekuatan akal dalam debat tentang agama. Begitu kepercayaan tertanam dalam jiwa manusia khususnya selama masa kanak-kanak -- hal ini akan sangat sulit untuk dihilangkan. Dan sistem kepercayaan agama memuaskan kebutuhan psikologis yang kuat, yang sulit dipenuhi dengan cara lain. Ada bukti menunjukkan bahwa manusia sebelumnya dan banyak masyarakat adat di dunia tidak beragama. Sebagian besar kelompok pribumi -- setidaknya sebelum penjajahan dan penaklukan -- tidak memiliki konsep dewa yang memiliki campur tangan dalam urusan manusia. Sebaliknya, kelompok-kelompok pribumi cenderung animistis atau panteistik. Mereka membayangkan kekuatan spiritual impersonal yang meliputi semua hal, contohnya adalah konsep 'Roh' atau 'Misteri' yang dipahami oleh beberapa kelompok penduduk asli Amerika. Pada saat yang sama, mere...

Foto Langka Yang Menunjukkan Bagaimana Hidup Di Tahun 1850

Tahun yang menandai pertengahan abad ke-19 adalah titik balik bagi sebagian besar dunia. Dua tahun sebelumnya, Eropa terjerat dalam serangkaian revolusi yang menggantikan raja absolut menjadi negara nasional. Selain kekacauan politik, ekonomi juga mengalami transisi antara Revolusi Industri Pertama dan Kedua. Akhir abad ke-18 terjadi peningkatan radikal manufaktur di negara-negara seperti Inggris dan Prancis. Setelah terobosan ini, pada pertengahan abad ke-19, Jerman dan Italia, serta Amerika Serikat, dengan cepat mengejar dan menjadi kekuatan ekonomi di negara mereka sendiri. Baca Juga : Skandal Cinta Elizabeth I Penjual lilin di depan katedral, Chartres, Prancis. Foto diambil oleh Charles Nègre, 1851. Le joueur d'orgue de barbarie et deux enfants (Pemain Organ Barrel). Foto diambil oleh Charles Nègre di halaman belakang bengkelnya di 21 Quai de Bourbon, di Île Saint-Louis di Paris, sekitar tahun 1853. G. Roman, Potret Diri, 1851. ...